-->

Pengertian Ideologi

Pengertian ideologi dapat dibedakan kedalam : pengertian menurut susunan kita ( Etimologis ), menurut sejarah penggunaan ( historis ) dan menurut makna arti yang dikandung.
  1. Pengertian Etimologis. Secara etimologis istilah ideologi berasal daei bahasa yunani tersusun atau kata " eidos " dan "logos". Dan eidos berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita sedangkan logos berarti ilmu, atau  ajaran tentang ide - ide atau pengertian dasar.
  2. Menurut sejarah / Kelahiran Penggunaan. Istilah ideologi pertama kali dipakai dan dikemukakan oleh seorang bangsa perancis bernama Destutt de Tarcy pada tahun 1796. Pada waktu itu tercy mempunyai cita-cita untuk membangun suatu sistem pengetahuan dan sistem tersebut dinamakan " ideologi"atau " science of ideas", yaitu suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat prancis. Namun Napoleon Banapartie mencemohkan sistem tersebit sebagai suatu khayalan belaka yang tidak berorientasi kepada kenyataan. Namun demikian konsep ideologi tetap berkembang lebih lagi setelah ada pengaruh dari Kalr Marx. Menurut Marx"ideologi" adalah sebagai pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepentingan golongan atau kelas tertentu yang berorientasi kepada bidang politik dan sosial ekonomi. 
  3. Menurut Makna yang dikandungnya. Ideologi adalah suatu ilmu atau ajaran yang didalamnya sudah terkandung cita - cita yang bersifat tetap dan sekaligus merupakan dasar, pandangan atau paham. Pada hakekatnya  cita - cita dan dasar merupakan satu kesatuan : cita - cita yang ingin  dicapai dapat merupakan dasar  atau alasan bagi suatu usaha untuk mencapainya, sedangkan dasar untuk bertindak yang berorientasi pada cita- cita akan melahirkan pengarah, pengendali atau aturan - aturan kegiatan atau usaha.
Secara singkat ideologi mengandung beberapa ciri hal / ciri - ciri :
  1. Pemikiran, gagasan, simbol, sebagai komponen mental dalam masyarakat tertentu.
  2. Ajaran yang harus dilaksanakan karenan memiliki nilai keramat yang tidak dapat ditawar lagi.
  3. Mengandung harapan - harapan tertentu, yaitu suatu tata kehidupan yang lebih baik dimasa depan
  4. Mengandung maksa sebagai alat untuk mempertahankan diri atau untuk menghukum / menilai pihak lain atau lawan.
LihatTutupKomentar