-->

SUMBER HUKUM ADMINISTRASI

Sumber hukum administrasi dapat dibedakan atas sumber hukum yang tertulis dan sumber hukum yang tidak tertulis.

Sumber Hukum Tertulis  :

 yakni berupa setiap peraturan perundang - undangan dalam arti material yang berisi pengaturan tentang wewenang badan atau Jabatan Tata Usaha Negara untuk melakukan tindakan - tindakan Hukum Tata Usaha Negara dan yang mengatur tentang kemungkinan untuk mengganggugugat tindakan - tindakan hukum Tata Usaha Yang bersangutan.
Sumber Hukum Tertulis dapat dibedakan Menjadi dua, yakni :

  1. Peraturan perundang -undangan Hukum Tata Usaha Negara yang bersifat umum  yang berisi ketentuan -ketentuan yang mengatur tentang bentuk dan isi tindakan hukum TUN serta hubungan -hubungan yang dilahirkannya.
  2. Peraturan perundang - undangan hukum Taya Usaha Negara yang bersifat khusus yang memberikan wewenang kepada para badan dan Jabatan Tata Usaha Negara untuk melakukan tindakan - tindakan Hukum Tata Usaha Negara dalam mengurus atau mengatur suatu bidang kehidupan dalam masyarakat.

Sumber Hukum Tidak Tertulis atau Hukum Kebiasaan

hukum kebiasaan berkembang dalam teori hukum ( Doktrin ) dan Yurisprudensi pemerintahan maupun peradilan. Doktrin itu dapat berupa asas - asas hukum, seperti azas - azas Umum pemerintah yang baik.
     Sumber - sumber hukum Administrasi juga dapat dibedakan atas :
  1. Sumber dari segala sumber Hukum
  2. Sumner hukum yang bersifat materil
  3. Sumber hukum dalam arti sejarah
  4. Sumber hukum dalam arti formal.

    Ditinjau dari perbedaan tersebut, di indonesia Sumber dari segala sumber hukum adalah : 

PANCASILA, Proklamasi, Dektrit Presiden, UUD 1945, SP 11 Maret.
    Sedangkan sumber hukum yang bersifat materil adalah sumber hukum yang menetukan isi hukum, antara lain, yakni : Sosial - Ekonomi, hubungan politik dll., Dan Sumber Hukum Dalam Arti Sejarah meliputi : Sumber pengenalan Hukum, Tempata asal pembentukan hukum. Menggalinya dalam penyusunan UU. Yang dimkasud Sumber Hukum dalam arti Formal meliputi : Undang - undang dalam arti materil, yurisprudensi, hukum tidak tertulis, Hukum Internasional,KTUN dan Doktrin.

LihatTutupKomentar