-->

BERBAGAI MACAM PERENCANAAN

Perencanaan adalah bagaimana atau suatu cara bagaimana mencapai tujuan sebaik -baiknya dengan sumber - sumber daya yang ada supaya lebih efisien dan efektif. Perencanaan berhubungan erat dengan perumusan kebijaksanaan.
Berbagai macam rencana dapat kita lihat dengan cara klasifikasi berlain  -lainan.

Klasifikasi Pertama adalah Macam -macam rencana yang sering dilaksanakan oleh negara - negara pada umumnya.

  1. Rencana di waktu perang. Negara - negara yang masyarakatnya suka atau tidak suka kepada perencanaan, karena perencanaan dianggap sebagai suatu campur tangan pemerintah didalm kegiatan masyarakat, diwaktu perang tetap bersedia melakukan perencanaan. Segala sumber - sumber ekonomi yang tersedia diusahakan pemanfaatannya seefisien mungkin dan seefektif mungkin untuk tujuan - tujuan diwaktu perang.
  2. Perencanaan anti siklus.
  3. Perencanaan perspektif
  4. Perencanaan proyek demi proyek 
  5. Perencanaan investasi sektor publik 
  6. Perencanaan kompherensif
  7. Perencanaan refional secara fisik. Ini adalah perencanaan tata ruang atau tata tanah ( landus planing ). Perencanan ini adalah suatu perencanaan yang mengusahakan kemanfaatan fungsional secars optimum darit ata ruang atau tata tanah. Contoh - contoh perencanaan seperti ini adalah : a). Perencanan Kota. b). Perencanan Wilayah ( area development ) c ). Perencanaan Daerah Transmigrasi atau daerah permukiman baru ( Resettlement ). d ). Perencanaan Wilayah aliran sungai secara serba guna ( Multiporse water resources develomnet plan ).
  8. Perencanaan Pembangunan. Rencana investasi sektor publik, rencana kompherensif dapat dimasukan sebagai perencanaan pembangunan. Demikian pula perencanaan regional yang bersifat sosial ekonomi. Artinya suatu perencanaan regional yang mempunyai tujuan - tujuan perkembangan sosial ekonomi sautu daerah. 
     Klasifikasi lain adalah melihat Perencanaan dari segi ketat atau kurang ketatnya, perlu ( imperative ) atau kurang perlunya suatu rencanan.

  1. Planning by perspective. Disini perencanaan hanya memberikan gambaran tentang prospek perkembangan keadaan masa depan, kemungkinan perkembangan masa depan, sering kali rencana ini hanya merupakan suatu proyeksi keadaan
  2. Planning by inducement sering kali juga disebut Panning through the market. Perencanaan disini bersifat mendorong atau memepengaruhi melalui berbagai kebijaksanaan serta penggunaan mekanisme pasar kegiatan sosial ekonomi masyarakat. Contoh di indonesia  misalnya adalah mengenai kebijakan harga beras yaitu penerapan Floor dan Celling Price, kemudian dilakukan suatu operasi pasar oleh badan logistik. Pada berbagai pendapat disebut juga sebagai perencanaan indikatif
  3. Planning by Direction. Perencanaan ini lebih ketat, ada tujuan ysng jelas dan tegas, pelaksanaannya yang ketat untuk mencapai tujuan itu dan pengarahannya secara lebih sadar.
  4. Complete control planning . Dalam perencanaan ini diliputi segi kehidupan yang luas dengan nenetapkan secara tegas pola investasi, produksi, distribusi dan konsumsi. Diusahakan pula menetapkan sasaran - sasaran secara lebih jelas dengan menggunakan sistem indeks atau metode rencana.
     Klasifikasi lain mengenai perencanaan ialah melihat dari segi luas atau kurang luasnya wilayah yang diliputi oleh suatu rencana.

     Perencanaan kota misalnya adalah suatu perencanaan yang hanya meliputi suatu wilayah kota. Perencanaan regional  meliputi suatu wilayah yang lebih luas, mungkin suatu daerah administrasi tertentu tetapi mungkin juga meliputi beberapa daerah administrasi. 

      Klasifikasi lain adalah melihat perencanaan dari segi jangka waktu rencana. Tentnag hal ini ada rencana jangka panjang, menengah dan rencana jangka pendek.

      Klasifikasi perencanaan Komprehensif dimana diusahakannya penyelesaian antara perencanaan menyeluruh ( Aggregate ), perencanaan sektoral dan perencanaan proyek -proyek. Dapat pula dikemukakan dua macam perencanaan dilihat dari segi cara perumusannya.
  •  Pertama dapat dilakukan apa yang disebut sebagai Forward planning  atau Planning from above. Cara perencanaan ini dimulai dari penyusunan rencana menyeluruh ( Aggregate )kemudian membaginya ( Disaggregates ) dalam rencana - rencana sektor dan selanjutnya dalam rencana proyek - proyek.
  • Cara kedua disebut Bacward Planning atau planning from below. Disini rencana kegiatan investasi pemerintah maupun nonpemerintah  disusun terlebih dahulu dan baru diserasikan  dengan kerangka makronya.

LihatTutupKomentar