-->

KINERJA ( KINERJA PROFESIONAL )

Kinerja. Dalam membahas pengertian kinerja profesional, ada dua kata kunci yang harus dijelaskan, yaitu kata kinerja dan profesional. Atau dalam bahasa inggris Performance atau job Performance, sebagaimana dikemukakan pula oleh para ahli dalam berbagai literatul Manajemen Sumber Daya Manusia.
      Kinerja memiliki posisi penting dalam manajemen dan organisasi. Karena, keberhasilan dalam melakukan pekerjaan sangat ditentukan oleh kinerja ( stephen p robin ). Hal ini berarti, jika seseorang bekerja dalam organisasi, kinerjanya merupakan serangkaian perilaku dan kegiatan secara individual sesuai dengan harapan atau tujuan organisasi ( Hugh J. Argon dan Daniel C. Feldman. ).  Kinerja berkait dengan seberapa baik seseorang melakukan pekerjaannya ( Richard M. Hodegets dan Donald F kuratko. ).
     Berdasarkan berbandingan kinerja dan kualifikasinya, seseorang dapat dikelompokkan dalam ketegori, sebagai berikut :

  1. Penggerak ( dynamo ). Seseorang bertindak seolah - olah masih berada dalam posisi di tengah - tengah saat meniti karier ( bukan saat melakukan pekerjaan ) keatas. Selalu punya rencana strategi personal yang harus dilakukan dan dipenuhi. Orang ini selalu bekerja untuk mempelajari sesuatu ysng baru dan kontinyu mengasah kemampuan serta keahliannya 
  2. Penjelajah ( Cruisers ). Bekerja sesuai kemampuan dan keahliannya, sehingga sebagai konsekuensinya jauh dari stres dan sangat menikmati kehidupan pekerjaannya. Sesekali oe jelajah dapat pula mengerjakan sesuatu dengan baik , meski sebenarnya tak terkait dengan kemampuan yang digunakanya dalam keseharian pekerjaan.
  3. Pecundang ( Loosers ). Dalam dunia profesi, seseorang bisa dikatakan pecundang jika tidak mempunyai keahlian, meski hanya standa dasar ( B.S. Wibowo ). 
      Menurut Withmore, kinerja adalah melaksanakan fungsi -fungsi yang dituntut dari seseorang . Definisi ini menjelaskan bahwa kinerja merupakan peran seseorang dalam bekerja. Lebih jelas Withmore menjelaskan kinerja dan mengelompokannya kedalan dua kegiatan, yaitu menetapkan standar tertinggi yang melampaui apa yang diminta dan apa yang diharapkan. Suatu perbuatan, suatu prestasi dan suatu pemeran umum suatu keterampilan seseorang yang diekspresikan pe ub potensi ( Ibid halan 104 ). Kinerja tidka selalu dikaitkan dengan pekerjaan yang dilakukan seorang pegawai. Meski demikian dalam pernyataan itu secara sederhana daapt di pahami bahwa segala hal yang dilakukak oleh seseorang, maka jasilnya dapat disebut sebagai kinerja.
      Definis kinerja yang dapat mengarah  pada hasil kerja seorang pegawai dikemukakan Wilson dan  Rosenfild, yang menyatakan bahwa kinerja sebagai hasil dari seorang pegawai. Definis yang hampir serupa dikemukakan oleh Cascio, yang menyatakan bahwa kinerja merujuk pada keberhasilan karyawan terhadap tugas - tugas yang diberikan. Sedangkan Robbins menjelaskan kinerja sebagai ukuran dari hasil kerja yang dilakukan dengan menggunakan kriteria ysng disetujui bersama.
      Paterson menjelasakn, kinerja adalah penerapan kompetensi untuk mencapai keberhasilan tujuan - tujuan perusahaan melalui pelaksnaan suatu tugas pekerjaan. Pengertian ini menjelaskan bahwa kinerja terkait dengan kompetensi. Jal ini senada dengan pengertian yang dikemukakan oleh David Fitt.
     Berbagai pengertian kinerja yang dikemukakan diatas menunjukan begitu beragamnya pengertian kinerja, hamlir tidak ada definis yang disepakati secara umum. Dalam beberapa pendapat, istialh kinerja menyangkut penilaian perorangan. Adapula yang menegaskan berkaitan dengan hasil kerja seseorang dan kelompok.
     
    
LihatTutupKomentar