-->

PERGESERAN PARADIGMA ORGANISASI DALAM ADMINISTRASI PUBLIK

Sosial Politik - Dalam perkembangan Administrasi publik terdapat dua paradigma umum tentang hubungan antara organisasi dengan lingkungan. Paradigma ini dbangun berdasarkan respons organisasi terhadap lingkugannya.
      Paradigma pertama dikenal dengan nama " Sistem Tertutup "( closed system ), dan kedua adalah " sistem terbuka " ( open system ).
     Sistem tertutup menggambarkan interaksi yang terbatas dari suatu organisasi terhadap lingkungannya, dan apa yang dikerjakan organisasi tersebut hampir tidak bergantung pada dinamika lingkungan. Karena itu, perkembangan organisasi tidak tergantung kepada lingkungannya. Sebaliknya Paradigma " sistem terbuka " menggambarkan interaksi ysng begitu intensif antara suatu organisasi dengan lingkungannya, sehingga apa yang dikerjakan organisasi tersebut sangat didikte oleh lingkungannya. Disini jelas bahwa eksistensi dan perkembangan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kondisi lingungannya. Dewasa ini organisasi publik dituntut untuk selalu merespons kebutuhan, aspirasi, dan permasalahan yang dihadapi masyarakat sekitarnya, yang berarti paradigma sistem terbuka harus dianut.
       Sistem terbuka selalu melihat eksistensi dan perkembangan suatu organisasi dalam kaitannya dengan sistem lingkungan yang ada disekitarnya
Adapun ciri " sistem terbuka " , menurut Robbins ( 1990 : 15 - 19 ) adalah memiliki input, proses transformasi, dan output dimana terdapat :
  1. Kesadaran lingkungan atau environment awareness yang menunjukan adanya interpendensi antara organisasi dengan lingkungannya.
  2. Feedbeck yaitu, bahwa organisasi secara berkesinambungan menerima informasi dari lingkungannya dan melakukan penyesuaian dan koreksi diri.
  3. Karakter ysng bersifat siklus yaitu selalu terjadi siklus dari input ke output dan lingkungan, dan kemudian kembali lagi ke input.
  4. Entropi yang negatif, yaitu kecenderungan untuk selalu memperbaiki dirinya, memelihara strukturnya dan mencegah kematiannya, dan bahkan dapat bertumbuh karena memiliki kemampuan untuk mendapatkan energi kembali
  5. Kondisi yang selalu mantap ( steady state )
  6. Gerakan yang mengarah pada pertumbuhan dan ekspansi
  7. Keseimbangan dalam me jaga dirinya dan kegiatan - kegiatan yang bersifat adaptif
  8. Sistem yang dapat mencapai kondisi akhir yang sama meski melalui kondisi awal dan jalan yang berbeda.
     Didalam administrasi publik khususnya dalam birikrasi pemerintahan interaksi dengan lingkungan khususnya, lingkungan sosial daapt dijadikan contoh konkrit. Tuntutan akan keputusan yang demokratis dalam suatu organisasi yang melibatkan masyarakat sekitar. Misalnya, menunjukan keterbukaan terhadap lingkungan sosial. Apa yang diungkapkan oleh Graham Alisson ( 1971 ), bahwa pembuatan kebijakan sering dipengaruhi oleh banyak pemain dari luar birokrasi dalam bentuk negosiasi dan tawar menawar, menunjukan bahwa lingkungan begitu berpengaruh.  
Wilson ( 1989 ) menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh instansi pemerintah sebenarnya ditentukan dari luar yaitu oleh struktur dan budaya politik, sehingga birokrasi seringkali memiliki kontrol yang terbatas terhadap apa yang mereka kerjakan.
     Pengaruh lingkungan juga dapat dilihat contohnya dari teori " Principal Agent " yang menguraikan hubungan antara pemberi kerja ( principal ) dan pihak yang menjalankan pekerjaan ( agent ) dengan kompensasi yang disepakati ( Williamson, 1975 ). Birokrasi pemerintahan didalam konteks ini daapt dilihat sebagai agent yang mengerjakan pekerjaan yang dilutuskan oleh pihak luar yaitu para pejabat publik dipilih ( elected officials )atau principal. Dengan hubungan yang demikian,maka para pejabat publik atau eleced officials tersebut secara sistematis mewarnai atau membentuk perilaku birokrasi yang ada.
     Pola yang hampir sama juga terjadi antara pemerintah indonesia dengan negara -negara lain yang memberikan bantuan pinjaman, grant, belerja sama, bermitra, dan sebagainya. Mereka juga ikut mewarnai sikap dan perilaku birokrasi, termasuk masyarakat lokal. Dengan kata lain, lingkungan global sudah menjadi lingkungan yang mewarnai sikap dan perilaku tersebut.
LihatTutupKomentar