-->

Rumusan - Rumusan Pancasila

Rumusan - Rumusan pancasila yang dikemukakan atau diusuloleh beberapa tokoh itu berbeda - beda
Apa saja rumusan - rumusan tersebut ?Walaupun Pancasila telah menjadi Dasar Negara dengan ditetapkannya secara resmi pada tanggal 18 Agustus 1945. Namun perkembangan rumusan pancasila masih berjalan terus. Rumusan rumusan tersebut adalah :

Mukkadimah Konstitusi RIS 1949.


         Setelah indonesia merdeka, pada tahun 1949 dalam konstitusi Republik Indonesia Serikat ( RIS ), lima dasar yang disebut pancasila juga sebagai dasar filsafat negara termuat dalam mukadimah KRIS 1949 alinea ketiga, yang berlaku mulai tanggal 27 Desember 1949, yang rumusannya adalah sebagai berikut :

  1. Ketuhanan yang maha esa
  2. Peri kemanusiaan
  3. Kebangsaan
  4. Kerakyatan
  5. Keadilan sosial

Mukkadimah UUD 1945


      Pada tahun 1950 Pancasila juga sebagai dasar filsafat negara termuat dalam mukadimah  Undang - Undang Dasar Sementara 1959 ( mukadimah UUDS 1950 ), yang rumusan dan tata cara urutannya sama dengan yag termuat dalam mukadimah RIS 1949. Rumusan lima sila itu tercantum pada alinea ke empat mukadimah UUDS 1950. Dimana rumusannya berbeda sama sekali dengan rumusan yang ada pada alinea ke empat Pembukaan UUD 1945
     Mukadimah UUDS 1950 ini berlaku mulai tanggal 17 agustus 1950 hingga terjadunya dektrit Presiden tanggal 5 juli 1959 yang berdasarkan dektrit tersebut, undang - undang dasar 1945 berlaku kembali.

Rumusan Lain Dalam Masyarakat.


      Selain Rumusan - rumusan Pancasila diatas, yang yang degan jelas daapt kita ketahui sumbernya secara formal, dikalangan masyarakat pernah juga tersebar secara luas rumusan Pancasila yang agaj sedikit berbeda degan rumusan yang tercantum dalam mukadimah UUDS 1950, yaitu sila keempat, rumusannya adalah " kedaulatan rakyat ". Adapun rumusan kesatuanya adalah sebagai berikut : 
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Peri -Kemanusiaan
  3. Kebangsaan
  4. Kedaulatan Rakyat
  5. Keadilan Sosial
    Rumusan Pancasila terkhir yang tidak jelas dari mana asalnya, namun demikian sekitar tahun 1959 banya dituliskan pada tugu - tugu halaman kantor kecamatan maupun kantor kabupaten. Hal ini menunjukan bahwa pancasila itu walauoun dituliskan saling berbedtetapi ternyata memang betul -betul terlekat dalam hati rakyat indonesia.
     Penulisan yang berbeda dapat menim ulkan interpersstasi yang berbeda pula yang akhirnya juga akan menimbulkan ketegangan antar satu golongan dengan golongan yang lain.  Oleh karena itu tidak boleh yang demikian itu berlangsung terus.
      Untuk mengatasi hal tersebut maka Presiden pada tanggal 13 April 1968 mengemuarkan intstruksi presiden ( inpres ) No. 12 yang menetapkan bahwa " Rumusan pancasila filsafat negara, tata urutan dan rumusan dalam penulisan,pembacaan, pengucapan sila - silanya adalah sebagaimana termuat dalam Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945".  Dengan demikian istilah secara formal rumusan pancasila yang tercantum dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 berlaku kembali, yang sebenarnya sejak Dektrit Presiden tahun 1959 sudah mulai berlaku.
LihatTutupKomentar