-->

Teori dan bentuk - bentuk perubahan sosial masyarakat

Teori - teori mengenai perubahan - perubahan  sosial masyarakt sering mempersoalkan perbedaan antara perubahan -perubahan sosial dengan perubahan - perubahan kebudayaan. Perbedaan demikian tergantung dari adanya perbedaan pengertian dari masyarakat dan kebudayaan. Apabila perbedaan pengertian tersebut dapat dinyatakan dengan tegas,maak dengan sednirinya perbedaan antara perubahan - perubahan sosial dan perubahan -perubahan kebudayaan dapat dijelaskan.
      Kingsley Davis Berpendapat bahwa perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagiannya yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat dan seterusnya,bahkan perubahan -perubahan dalam bentuk serta aturan - aturan organisasi sosial. Sebagai contoh dikemukakannya perubahan pada logat bahasa aria setelah terpisah dari induknya. Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakat.
      Taylor mengatakan bahwa kebudayaan adalah suatu kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian,moral,hukum, adat istiadat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia sebagai warga masyarakat,maka perubahan kebudayaan adalah setiap perubahan dari unsur -unsur tersebut.

Bentuk - Bentuk Perubahan Sosial dan kebudayaan.

Perubahan sosial dan budaya dapat  dibedakan kedalam beberapa bentuk yaitu :

  1. Perubahan Evolusi. Perubahan evolusi adalah perubahan - perubahan sosila yang terjadi dalam proses lambat, dalam waktu yang cukup lama dan tanpa ada kehendak tertentu dari masyarakat yang bersangkutan. Perubahan -perubahan ini berlagsung mengikuti kondisi perkembangan masyarakat, yaitu sejalan dengan usaha -usaha masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari - hari. Dengan kata lain, perubahan sosial terjadi karena dorongan dari usaha  - usaha masyarakat guna menyesuaikan diri terhadap kebutuhan -kebutuhan hidupnya dengan perkembangan masyarakat pada waktu tertentu. Contoh perubahan sosial dari masyarakat berburu menuju ke masyarakat agraris.
  2. Perubahan Revolusi. Perubahan revolusi merupakan perubahan yang berlangsung secara cepat dan tidaka da kehendak atau perencanaan sebelumnya. Secaransosiologis perubahan revolusi diartikan sebagai perubahan - perubahan sosial mengenai unsur - unsur kehidupan atau lembaga -lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relatif cepat. Dalam revolusi perubahan dapat terjadi degan direncanakan atau tidak direncanakan, dimanaa sering diawali dengan konflik atau ketegangan dalam tubuh masyarakat yang bersangkutan. Contoh dari perubahan adalah Kemerdekaan indonesia merupakan revolusi dari negara terjajah menjadi negara merdeka.
  3. Perubahan Yang Direncanakan Atau Dikehendaki.  Perubahan yang ditencanakan adalah perubahan - perubahan yang diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak - pihak yang hendak mengadakan perubahan didalam.masyarakat. pihak -pihak ysng menghendaki suatu perubahan disebut Agent Of Change, yaitu seorsng atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih le.baga - lembaga kemasyarakatan. Oleh karena itu, suatu perubahan yang direncanakan selalu dibawah pengendalian dan pengawasan Agent of Change. Secara umum perubahan berencana dapat juga disebut perubahan dikehendaki. Misalnya, untuk mengurangi angka kematian anak - anak akibat polio,pemerintah mengadakan gerakan Pekan Imunisasi Nasional   ( PIN ) atau untuk me gurangi angka pertumbuhan jumlah penduduk pemerintah mengadakan program keluarga berencana ( KB )
  4. Perubahan Yang Tidak Direncanakan Atau Tidak Dikehendaki. Perubahan yang tidak direncakan biasanya berupa perubahan yang tidak dikehendaki oleh masyarakat. Karena terjadi diluar perkiraan dan jangkauan, perubahan ini sering membawa masalah -masalah  yang memicu kekacauan atau kendala - kendala dama masyarakat. Oleh karenanya, perubahan ysng tidak dikehendaki sangat sukit ditebak kapan aka  terjadi. Misalnya, kasus banjir bandang
LihatTutupKomentar