-->

TIPE - TIPE KEPEMIMPINAN ATAU GAYA - GAYA KEPEMIMPINAN

kepemimpinan

Dunia.Com - Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi orang lain seperti yang ia lihat ( Thoha,1993 ). Gaya kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin dalam mengatur segala hal yang ada pada organisasi atau kelompok untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok secara efektif dan efisien.
      Wahjosumidjo ( 1994 ) mengatakan bahwa perilaku pemimpin dalam proses penngalbilan keputusan dan pemecahan masalah sesuai degan gaya kepemimpinan seseorang. Gaya - gaya tersebut adalah :

  1. Gaya Kepemimpinan Direktif . Adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan segala cara kegiatan yang akan dilakukan dipuutuskan oleh pemimpin semata -mata.
  2. Gaya Kepemimpinan Konsultatif. Adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan oleh pemimpin setelah mendegarkan masukan / saran dari bawahan.
  3. Gaya Kepemimpinan Delagatif. Adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan lebih banyak diserahkan kepada karyawan atau bawahan.
     Kebanyakan orang menganggap gaya kepemimpinan merupakan tipe kepemimpinan. Hal ini dinyatakan oleh Siagian (2003) bahwa gaya kepemimpinan seseorang adalah identik dengam tipe kepemimpinan orang yang bersangkutan. Berdasarkan pendapat Sondang P. Siagian ( 2002 ) tipe - tipe kepemimpinan ada 8 ( depalapn ) , Otokratik, militeristik, fathernalistik/ maternalistik, karismatik, demokratis,populistik, administratif/ eksekutif, Laissez faire.
  1. Tipe Kepemimpinan Otokratik.  
      Kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembagan strukturnya. Kekuasaan sangat dominan digunakan. Memusatkan kekuasaan dan pengambilan keputusan bagi dirinya sendiri, dan menata situais kerja yang rumit bagi bawahan sehingga mau melakukan apa saja yang dipenrintahkan. Kepemimpinan ini pada umumnya negatif, yang berdasarkan atas ancaman dan hukuman. Meskipun demikian, ada juga beberapa manfaatnya memugkinkan pengambilan kelutusam dengan cepat serta memungkinkan pendayagunaan bawahan yang kurang kompeten.
     Dilihat dari persepsinya, seorang pemimpin yang otokratik adalah seorang yang sangat egois. Seorang pemimpin yang otoriter akan menunjukan sikap yang menonjolkan keanguannya antara lian dalam bentuk :
  1. Antara lain memperlakukan bawahannya sama dengan alat - alat lain dalam organisasi, seperti mesin, dan dengan demikian kuramg menghargai harkat dan martabat mereka.
  2. Pengutamaan orientasi terhadap pelaksanaan dan penyelesaian tugas tanpa mengaitkan pelaksanaan tugas itu dengan kepentignan dan kebutuhan bawahannya.
  3. Pengabaian peranan para bawahan dalam proses pengambila  keputusan.
     Gaya kepemimpinan yang digunakan pemimpin yang otokratik antara lain :
  1. Menuntut ketaatan penuh dari para bawahannya
  2. Dalam menegakan disiplin menunjukan keangkuannya
  3. Bernada keras dalam pemberian perintah atau instruksi
  4. Menggunakan pendekatan primitif dalam hal terjadinya penyimpangan oleh bawahan.
  2. Tipe Kepemimpinan Militeristik.

       Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa ysng dimaksud dengan seorang pemimpin tipe militeristik tidak sama dengan pemimpin -pemimpin dalam organisasi militer. Artinya tidak semua pemimpin dalam militer adalah bertipe militeristis. Seorang pemimpin bertipe militeristis mempunyai sifat - sifat sebagai berikut :

  1. Dalam menggerakakan bawahan yang telahbditetapkan, perintah mencapai tujuan digunakan sebagai alat utama
  2. Dalam.menggerakkan bawahan sangat suka menggunakan pangkat dan jabatannya
  3. Senang kepada formalitas yang bebrlebihan
  4. Menuntut disiplin yang tinggi dan kepatuhan mutlak dari bawahan
  5. Tidak mau menerima kritik dari bawahan
  6. Menggemari upacara -upacara untuk berbagai keadaan.
     Dari sifat - sifat yang dimiliki oleh pemimpin militeristis jelaslah bahwa tipe pemimlin seperti ini bukan merupakan pemimpin ysng ideal. Seorang  pemimpin yang bertipe mliliteristik ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat - sifat : 
  • Kebanyakan sistem perintah ysng digunakan
  • Senang bergantung pada pangkat dan jabatan
  • Senang kepada formalitas yang berlebih-  lebihan
  • Menuntu disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahannya.
     Tipe Kepemimpinan Fathernamistis /Maternalistis. 
     Tipe Kepemimpinan Fathernalistik mempunyai ciri tertentu yaitu bersifat fahernal atau kebapakan. Kepemimpinan seperti ini memggunakan pengaruh yang sifat kebapakan dalam menggerakkan bawahan mencapai tujuan. Kadang - kadang pendekatan yang dilakukan sifat terlalu sentimentil.
    Sifat - sifat umum dari tipe paternalistis dapat dikemukakan sebagai berikut :
  1. Mengglanggap bawahannya sebagai manusia ysng tidak dewasa
  2. Bersikap terlalu melindungi bawahan
  3. Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan. Karena itu jarang dan pelimnpahan wewenang
  4. Jaramg memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk memberikan inisiatif
  5. Jarang memberikan kesempatan keapda bawahannya untuk mengembangkan kreasi dan fantasi
  6. Sering menggap dirinya maha tahu.
     Sedangkan tipe kepemimpinan Maternalistis tidak jauh beda dengan tipe kepemimpinan fathernalistis.

     Tipe Kepemimpinan Karismatis.

     Tipe kepemimpinan seperti ini mempunyai daya tarik yang amat besar, dan karenannya mempunyai pengikut yang sangat besar. Kebanyakan para pengikut menjelaskan mengapa mereka mengikuti pemimpin seperti ini, pengetahuan tentang faktor penyebab karena kurangnya seorang pemimpin yang karismatis,maka sering hanya dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib ( supernatural powers ), perlu dikemukakan bahwa kekayaan, umur, kesehatan profil pendidikan dan sebagainya,tak daapt diguanakan sebagai kriteria tipe kepemimpinan karismatis.
      Dalam keadaan tertentu, tipe kepemimpinan ini sangat diperlukan karena dapat menutupi sifat negatifnya dengan kharisma positif yang dimilikinya. Terkadang para bawahannya tidak memiliki alasan yang kuat untuk memilih seseorang tersebut sebagai pemimpin.

     Tipe Kepemimpinan Demokratis.

     Dari semua tipe kepemimpinan yang ada, tipe kepemimpinan demokratis dianggap tipe kepemimpinan terbaik. Hal ini disebabkan tipe kepemimpinan ini selalu mendahulukan kepentingan kelompok daibandingkan kepentingan individu.
      Beberapa ciri tipr kepemimpinan demokratis adalah :
  1. Dalam proses menggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah mahluk yang termulia didunia
  2. Selalu berusaha menselaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi
  3. Senang menerima saran, pendapat dan bahkan kritik dari bawahannya
  4. Mentoleri bawahan yang membuat kesalahan dan berikan pendidikan kepada bawahan agar jangan berbuat kesalahan dengan tidak mengurangi daya kreatuvitas, inisiatif dan prakarsa dari bawahan
  5. Lebih meniti beratkan kerja sama dalam mencapai tujuan.
  6. Selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukse darupadanya
  7. Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.
     Dari sifat - sifat yang harus dimiliki oleh ripe pemimpin demokratis, jelaslah bahwa tidak mudah menjadi pemimpin demokratis. Namun,karena karena pemimpin yang demikian adalah yang paling ideal, alangkah baiknya jika semua pemimpin berusaha menjadi seorang pemimpin ysng demokratis.

    Tipe Kepemimpinan Populistis.

     Kepemimpinan seperti ini berpegang teguh pada nilai - nilai masyarakat yang tradisional, tidak memercayai dukungan kekuatan serta bantuan hutang luar negeri. Kepemimpinan jenis ini jelas megutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme

  Tipe Kepemimpinan Administratif / Eksekutif

     Kepemimpinan tipe Administratif adalah kepemimpinan yang mampu menyelenggarakan tugas - tugas administrasi secara efektif. Pemimpinnya biasanya terdiri dari teknorat - teknorat dan administratur - administratur yang mampu menggerakkan dinamika modernisasi dan pembangunan. Oleh karena itu dapat tercipta sistem administrasi dan birokrasi yang eifisien dalam pemerintahan. Pada tipe kepemimpinan ini diharapkan adanya perkembangan teknis yaitu teknologi, industri,manajemen modern dan perkembangan sosial ditengah masyarakat.

    Tipe Kepemimpinan Laissez Fire
 
     Pemimpin ini bebrpandangan bahwa umumnya organisasi akan berjalan lancar dengan sendirinya karena para anggota organisasi terdiri dari orang - orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi tujuan organisasi, sasaran - sasaran apa yang ingin dicapai,tujuan apa yang harus dituniakan oleh  masing - masing anggota dan pemimpin tidak terlalu sering intervensi.
     Tipe kepemimpinan yang santai dan pengambilan keputusan diserahlan kepada para bawahannya, dengan pengarahan yang minimal bahkan tanpa pengarahan sama sekali. Oleh karena itu, tipe kepemimpinan ini sering kali dianggap sebagai seorang pemimpin yang kurang memiliki rasa tanggung jawab yang wajar terhadap organisasi yang dimpimpinnya. Serta memandang dan memperlakukan  bawahannya sebagai orang - orang yang sudah matang dan dewasa, baik dalam thnis maupun mental.

   
LihatTutupKomentar