Diet Mediterania Pola makan tinggi serat - Administrasi Publik
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Diet Mediterania Pola makan tinggi serat

Diet Mediterania Pola makan tinggi serat

Helath - Sebuah penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition, yang meneliti sekitar 212 responden pria dan wanita yang mempunyai resiko terhadap penyakit jantung, melakukan penelitian terhadap dua kelompok pola makan yaitu diet mediterania dan diet rendah lemak selama lebih dari tiga bulan.

Hasil penelitian meyebutkan, ternyata bahwa kelompok diet mediterania dapat mengurangi resiko penyakit jantung sampai 15%, sedangkan pelaku diet rendah lemak hanya 9 %.

Di samping itu kadar kolesterol diet mediterania turun 7,5%, lebih rendah dibandingkan pelaku diet rendah lemak yang hanya turun 4,5 %. Tidak itu saja, sebuah studi diungkapkan bahwa diet ini dapat mengendalikan melonjaknya tekanan darah sampai 95%. Menganggumkan bukan ?

Diet Mediterani Ungguli Diet Rendah Lemak

Mengapa hasil diet mediterania atau sering dikenal dengan istilah Dietary Approaches to Stop Hypertension(DASH) lebih baik ketimbang diet rendah lemak? Menurut Dr. Inayah Budiasti MS. SPGK. 

Dari Klinik Hanglekiu Medical Center, hal disebabkan diet mediterania menekankan pada pola makan dengan komposisi tinggi karbohidrat kompleks, tinggi serat, tinggi protein nabati, rendah lemak jenuh dan kaya lemak tidak jenuh. 

Selain itu pola makan ini juga mengutamakan komposisi diet yang kaya akan kandungan antioksidannya.

Komposisi makanan pada diet ini adalah karbohidratnya berasal dari karbohidrat kompleks seperti sereal, nasi, gandum, kentang. Proteinnya lebih menekankan pada protein nabati seperti kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian, dan buncis. 

Sedangkan protein hewaninya lebih mengutamakan ikan serta minyaknya berasal dari minyak zaitun dan canola,” jelas Inayah. “Diet ini merupakan menu yang ideal buat manajemen berat badan,

Pola makan ini sangat mengagumkan sebab diet ini lebih mengutamakan serat yang berasal dari sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan dan buah.Serat selain sebagai sumber vitamin dan mineral, serat juga merupakan sumber fitokimia. Fitokimia bukan merupakan zat gizi tapi merupakan senyawa yang meyerupai vitamin like compound

Ada pun fitokimia pada serat terutama berasal dari pigmen tumbuhan. Hebatnya setiap warna pigmen mempunyai fitokimia yang berbeda dengan keunggulan yang berbeda pula. Oleh karenanya variasi dari berbagai warna serat pada menu harian kita dapat memberikan efek optimal bagi kesehatan.

Peran fitokimia bagi tubuh adalah sebagai anti peradangan, antialergi, antivirus, antikanker dan dapat meningkatkan hemoglobin, terutama berasal dari pigmen tanaman berwarna hijau ( klorofil). Selain itu klorofil juga berefek sebagai pembersih, penyembuh luka dan menghilangkan bau badan, tinja dan urin

Di samping itu fitokimia kaya pula akan kandungan fitoestrogennya terutama pada keluarga Polong2an ( Legume). Fitoestrogen berfungsi seperti estrogen, yang dapat mengurangi efek samping menopause seperti hot flash (sering berkeringat di malam hari karena suhu tubuh naik tiba-tiba), serta naik turunnya mood.

Serat Bersihkan Saluran Pencernaan

Serat makanan mempunyai manfaat dan pengaruh yang menguntungkan diantaranya berfungsi membersihkan saluran pencernaan, mengikat kolesterol, dan memperlambat naiknya kadar gula darah, sehingga menurunkan kebutuhan tubuh akan insulin. 

Ini berguna sekali bagi para penderita diabetes. Meningkatkan kepuasan makan dan menunda pengosongan lambung sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama, ini sangat dibutuhkan bagi mereka yang bermasalah dengan berat badan atau nafsu makannya.Diet ini merupakan menu yang ideal buat manajemen berat badan

Adanya serat di dalam saluran cerna sebenarnya sangat menguntungkan bagi pertumbuhan mikroflora usus yang akan menjaga usus besar dari hadirnya sel kanker dan sel radang. 

Sebab asupan proteinnya lebih megutamakan ikan karena seperti yang kita ketahui ikan kaya akan omega 3 dan 6 yang mampu memberi perlindungan bagi jantung, dan juga kehalusan kulit tubuh serta mencegah kerontokan rambut.

Inayah menyarankan agar pengolahan ikannya, lebih baik di steam dan baker. Hal ini katanya sangat berguna agar kadar omega 3 tidak rusak.Pada penggorengan kadar omega 3 dapat rusak akibat pemanasan dan banyaknya minyak serta bumbu yang digunakan

Untuk itulah minyak yang disarankan adalah minyak zaitun dan canola. Kedua minyak ini adalah minyak yang kaya akan MUFA ( MonoUnsaturated Fatty Acid / minyak tak jenuh tunggal). 

Dari berbagai studi yang pernah saya baca, minyak ini dengan pemakaian yang secukupnya dapat mencegah kerusakan jantung, darah tinggi, stroke dan meningkatkan imunitas tubuh kita

Naah, diet mediterania ini sangat mengagumkan bagi kesehatan. Memang mungkin rasanya tidak sesuai bagi mereka yang suka makanan resto, Tapi ingatlah bahwa segala yang kita masukkan kedalam tubuh akan memberikan dampak bagi kesehatan kita sendiri. 

Segala kenikmatan dari sebuah hidangan hanya memberi kelezatan sampai di ujung lidah dan hanya untuk memuaskan hawa nafsu saja, setelah itu merupakan beban kerja bagi tubuh

Kemampuan tubuh untuk mendetoksikasi, menguraikan, mendistribusikan dan mengeluarkannya kembali sebagai makanan sisa mempunyai batas limit, andaikan batasan itu dilampaui maka gangguan kesehatanlah yang kita dapati.

Oleh karenanya, Inayah meminta untuk mengubah paradigma yang menyatakan hidup untuk makan menjadi makan untuk hidup, dan berilah yang terbaik bagi kesehatan karena tidak akan ada yang dapat menjual kesehatan melainkan diri sendirilah yang memproduksi kesehatan itu sendiri

Semoga bermanfaat dan di share yah..