Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rencana Sekali Pakai Dan Rencana Tetap Dalam Manajemen

Secara umum, yang diartikan dengan perencanaan ialah perencanaan dalam makna yang sempit atau sederhana yakni suatu proses dasar di mana management memutuskan tujuan dan cara meraihnya.   Untuk memperoleh suatu perencanaan yang baik pada kerangka mencapai tujuan dari suatu perusahaan, karena itu perencanaan yang sudah dilakukan sebaiknya melalui beberapa tahapan perencanaan

Manajemen - 
Secara umum, yang diartikan dengan perencanaan ialah perencanaan dalam makna yang sempit atau sederhana yakni suatu proses dasar di mana management memutuskan tujuan dan cara meraihnya. 

Untuk memperoleh suatu perencanaan yang baik pada kerangka mencapai tujuan dari suatu perusahaan, karena itu perencanaan yang sudah dilakukan sebaiknya melalui beberapa tahapan perencanaan tertentu, yakni : 


  • Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan.
  • Merangkum keadaan sekarang ini.
  • Mengidentifikasikan semua kemudahan dan hambatan.
  • Meningkatkan rencana atau serangkaian aktivitas untuk pencapaian tujuan.


Sedangkan dalam praktik management, suatu rencana dibedakan menjadi dua type rencana, yakni : 


  1. Rencana sekali pakai (single use plans).
  2. Rencana tetap (standing plans).


Ke-2  type rencana itu termasuk dalam rencana operasional (operational plans) pada suatu management.


Pengertian Rencana Sekali Pakai.


Yang diartikan dengan rencana sekali pakai (singgel use plans) ialah serangkaian aktivitas terperinci yang kemungkinan tidak berulang-ulang berbentuk yang serupa di saat mendatang. 


Rencana sekali pakai dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dan tidak dipakai kembali jika tujuan sudah terwujud.


  • Contoh dari rencana sekali pakai ialah perencanaan perusahaan untuk membuat gudang baru karena ada peluasan usaha, akan membutuhkan rencana sekali pakai khusus untuk project itu, meskipun perusahaan sudah membuat beberapa bangunan lain di waktu lalu.


Rencana sekali pakai memiliki type-tipe dasar yang bisa terdeteksi dari :


1. Program. 


Suatu program mencakup serangkaian aktivitas yang relatif luas. Ada program dapat memperlihatkan :


  • Langkah-langkah dasar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
  • Unit atau beberapa anggota organisasi yang bertanggungjawab atas setiap langkah.
  • Posisi dan waktu setiap langkah.


Program bisa disertai suatu bujet atau sekumpulan bujet untuk beberapa kegiatan yang dibutuhkan.

 

Program sebagai suatu kombinasi dari tujuan, taktik, kebijakan, ketentuan dan penempatan tugas. 


Program-program dasar di dalam organisasi umumnya berbentuk :


  1. Riset, peningkatan dan pengenalan produk atau jasa baru.
  2. Penganggaran pemasaran, stok, keperluan produksi, dan keuangan.
  3. Latihan dan peningkatan personalia untuk menguasai perubahan-perubahan organisasi.


2. Project. 


Project ialah rencana sekali pakai yang lebih sempit dan sebagai sisi terpisah dari program. Tiap project memiliki :


  • Ruang lingkup yang terbatas.
  • Arah penempatan yang pasti.
  • Waktu penyelesaian.


Tiap project menjadi tanggung jawab personalia yang dipilih dan memberinya sumber daya-sumber daya tertentu dan batasan waktu. 


Perencanaan project ialah type perencanaan yang fleksibel untuk menyesuaikan dengan bermacam keadaan. Project sebagai perlengkapan perencanaan yang efisien.


3. Anggaran.


Anggaran (budget) ialah laporan sumber daya keuangan yang diatur untuk beberapa kegiatan tertentu dalam periode waktu tertentu. 


Budget sebagai perlengkapan pemantauan beberapa kegiatan organisasi dan bagian utama dari program dan project. 


Budget merinci penghasilan dan pengeluaran dan memberinya sasaran untuk beberapa kegiatan seperti pemasaran, biaya-biaya departemen atau investasi baru. 


Alasan mengapa budget terhitung sebagai rencana sekali pakai ialah karena biasanya manager memakai pengaturan budget sebagai proses lewat mana beberapa keputusan dibuat untuk memperlakukan sumber daya-sumber daya pada bermacam alternative serangkaian aktivitas. 


Penganggaran kerap jadi proses perencanaan kunci lewat mana beberapa kegiatan lain diputuskan dan dikoordinasikan.


Rencana Tetap ( Standing Plans )


Sedangkan yang diartikan dengan rencana tetap (standing plans) ialah pendekatan-pendekatan standard untuk penanganan situasi-situasi yang bisa diprediksi dan terjadi berkali-kali. 


Bentuk umum dari rencana-rencana terus ialah kebijakan,Proses/ prosedur, dan ketentuan/ Aturan.


1. Kebijaksanaan. 


Kebijaksanaan (policy) ialah dasar umum pengerjaan keputusan. Kebijaksanaan sebagai batasan untuk keputusan, tentukan apa yang bisa dibikin dan tutup apa yang tidak bisa dibikin. 


Dengan langkah ini, kebijaksanaan akan salurkan pertimbangan beberapa anggota organisasi supaya stabil dengan tujuan organisasi. 


Kebijaksanaan bisa menyangkut beberapa masalah penting atau beberapa masalah sederhana. Kebijaksanaan umumnya diputuskan secara resmi oleh para manager puncak organisasi, dengan alasan :


  • Mereka berasa hal tersebut akan mempertingkat efektifitas organisasi.
  • Mereka ingin bermacam faktor organisasi menggambarkan nilai-nilai individu mereka.
  • Mereka akan menjernihkan bermacam perselisihan atau ketidaktahuan yang terjadi di tingkat bawah pada suatu organisasi.


Disamping itu, kebijaksanaan bisa juga ada secara tidak resmi dan pada tingkat-tingkat bawah suatu organisasi yang dari rangkaian keputusan stabil pada bermacam subyek yang dibikin melewati suatu periode waktu.


2. Prosedur standard.


Prosedur standard ialah kebijaksanaan yang dikerjakan dengan pedoman-pedoman yang lebih terperinci. 


Suatu prosedur memberinya beberapa perintah yang terinci untuk penerapan rangkaian aktivitas yang terjadi dengan teratur. 


Instruksi-instruksi terinci ini arahkan beberapa karyawan dalam melakukan beberapa tugas dan menolong untuk menjamin pendekatan yang stabil pada keadaan tertentu. Prosedur bermanfaat atau berguna untuk :


  • Menghemat usaha managerial.
  • Mempermudah pendelegasian kuasa dan penempatan tanggung jawab.
  • Memunculkan peningkatan metode-metoda operasi yang efektif.
  • Mempermudah pemantauan.
  • Memungkinkan penghematan personalia.
  • Menolong kegiatan-kegiatan koordinasi.


3. Aturan 


Aturan (rules atau regulations) ialah pernyataan atau ketetapan jika suatu aktivitas tertentu harus atau jangan dilaksanakan pada kondisi tertentu.


Aturan dipakai untuk menerapkan rencana-rencana lain dan umumnya sebagai hasil kebijaksanaan yang dituruti dalam tiap peristiwa. 


Dalam melakukan suatu ketentuan, para anggota organisasi tidak memiliki alternatif lain, selain harus mematuhi beberapa aturan tersebut. Beberapa aturan itu cuman bisa ditarik jika terjadi suatu peristiwa khusus.


Rencana tetap tersebut sekali diputuskan terus akan diaplikasikan sampai perlu diubah atau dimodifikasi atau dihapus. 


Sekali diputuskan, rencana tetap memungkinkan beberapa manager menghemat saat yang dipakai untuk perencanaan dan pengerjaan keputusan karena situasi-situasi yang serupa diatasi secara konsisten. 


Untuk mengubah, melakukan modifikasi, atau menghapuskan rencana tetap, tentu saja bergantung dari kondisi dan situasi yang memengaruhi organisasi dalam berproduksi.


Demikian penjelasan terkait dengan rencana sekali pakai (single use plans) dalam management.

Post a Comment for "Rencana Sekali Pakai Dan Rencana Tetap Dalam Manajemen"