Study Area dalam Penulisan Makalah

Study Area dalam Penulisan Makalah
 Study Area dalam Penulisan Makalah

Apakah Anda pernah melakukan study area dalam penulisan makalah? Studi area atau riset langsung ke lapangan merupakan bagian yang sangat penting dalam pembuatan suatu makalah, karena dengan dilakukannya hal tersebut, Anda akan mendapatkan data yang jauh lebih baru dan akurat jika dibandingkan dengan membaca data dari riset yang sudah ada.

 Study Area dalam Penulisan Makalah

Makalah Berbasis Penelitian

Pada saat duduk di bangku sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas, biasanya Anda akan diperkenalkan dengan teknik membuat makalah. Teknik tersebut merupakan bagian dari teknik dasar yang masih menggunakan studi berbasis riset pada data yang telah ada, atau pun riset lapangan namun dibatasi ruang lingkupnya karena makalah yang dibuat di sekolah hanya ditujukan sebagai pengenalan dasar akan pembuatan suatu makalah.

Berbeda halnya jika Anda telah memasuki tahapan pendidikan yang lebih tinggi. Anda diharuskan untuk melakukan study area dalam penulisan makalah. Setiap data yang diperoleh dari hasil riset lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan dan teruji validitasnya.

Dengan begitu suatu makalah baru dapat dikatakan memenuhi syarat dalam hal tinjauan keilmuan. Dari data-data kasar yang diperoleh selama study area dalam penulisan makalah, Anda diharuskan untuk mengolah data tersebut menjadi bentukan yang jauh lebih terperinci dengan cara penganalisisan data menggunakan sebuah payung teori yang sesuai.

Pemilihan teori takluput dari salah satu bagian penilaian yang penting untuk Anda pahami. Dengan menggunakan teori yang tepat, maka Anda dapat menganalisis suatu masalah dengan lebih tepat sasaran, hasil yang didapat pun jauh lebih kongkret.

Hal yang Harus Dilakukan Selama Riset Lapangan

Inilah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika riset lapangan untuk mendapatkan hasil makalah.

1. Pemilihan Tempat Penelitian

Saat melakukan study area dalam penulisan makalah, sebaiknya Anda pilih tempat penelitian yang sesuai dengan tema yang akan diambil. Misalnya bagi peneliti dialektologi bahasa Banjar. Anda bisa mendatangi tempat penelitian di daerah Banjar yang masih asli. 

Intinya tempat tersebut harus berada di bagian pedalaman Banjar, karena jika Anda memilih untuk meneliti di kotanya, bahasa yang ditemukan sudah tidak murni lagi. Artinya akulturasi dari berbagai etnis di sana dapat memengaruhi data penelitian Anda. Kecuali jika yang akan diteliti adalah keunikan akulturasi bahasa di suatu daerah, maka tempat tersebut sangat cocok untuk Anda teliti. Jadi selalu sesuaikan tempat penelitian dengan data yang ingin diambil karena akan mempermudah dalam hal penganalisisan data.

Siapkan Kuisioner

Saat Anda pergi untuk meneliti atau mengambil data di suatu daerah, sebaiknya siapkan terlebih dahulu kuisioner atau daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh penduduk atau orang-orang yang berhubungan dengan penelitian. Dengan begitu Anda akan mendapatkan data yang lebih banyak untuk diteliti.

Kebanyakan peneliti merasa bingung dan lupa mengenai yang harus ditanyakan dan dilakukan saat telah sampai di tempat penelitian, hal itu karena mereka tidak mempersiapkan terlebih dahulu mengenai apa yang harus mereka teliti. Bila perlu Anda dapat membawa alat perekam yang dapat menunjang sesi wawancara saat pengambilan data.

Teliti Data dengan Baik

Pada saat data telah terkumpul, langkah selanjutnya adalah meneliti data dengan baik. Pisahkan data-data yang terpakai dari kumpulan data-data yang didapat selama di lapangan. Saat data dirasa telah cukup, tugas Anda selanjutnya adalah mulai menganalisis data dengan teliti, jangan sampai ada bagian yang terlewat dari pembahasan.

Pembahasan juga harus konsisten antara satu data dengan data lainnya. Bila perlu bacalah data secara berulang-ulang untuk memastikan analisis yang telah Anda buat sesuai dengan data yang didapatkan tersebut.

Sistematika Makalah

Dalam membuat suatu makalah berbasis penelitian, tentu diperlukan adanya sinkronisasi dengan sistematika yang dianjurkan. Jadi susunlah makalah tersebut sesuai dengan sistematika yang benar, dengan begitu format penulisan makalah Anda akan terlihat lebih rapi dan cocok untuk merepresentasikan bidang keilmuan yang Anda tekuni.

Sebaik apa pun isi makalah yang Anda buat, jika sistematikanya berantakan, hal tersebut akan menjadi nilai minus bagi makalah. Jadi optimalkan usaha Anda dalam sistematika penulisan makalah juga, jangan sampai terlalu fokus dengan isi hingga melupakan “pendamping” isi makalah tersebut.

Mintalah Pendapat Teman

Teman merupakan sesorang yang sangat Anda percaya dalam kehidupan selain keluarga, untuk itu ajaklah teman Anda terutama yang menguasai bidang keilmuan yang sama untuk membaca makalah hasil penelitian yang Anda buat.

Ia akan memberikan pendapat mengenai makalah dan Anda harus menerima pendapat tersebut sebagai bagian dari proses perbaikan. Jadi saat makalah tersebut sampai pada tangan dosen atau penguji, Anda tidak akan mendapat hambatan yang berarti karena terlebih dahulu telah melakukan perbaikan terhadap isi makalah.

Selain melakukan study area dalam penulisan makalah, Anda pun tetap diwajibkan untuk membaca berbagai buku pendukung dari berbagai sumber untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan dan sebagai pendukung dalam pembuatan makalah. 

Perhatikan teori-teori yang ada dan sudut pandang yang dihadirkan oleh penulis buku tersebut agar Anda dapat melihat gaya analisis mereka dalam mengolah suatu data menjadi bentuk karya yang baik dan mendapat pengakuan dari berbagai pihak.

Anda pun dapat mengkritisi teori yang telah dihadirkan oleh peneliti lainnya, hal ini biasanya dilakukan bagi yang menggeluti pendidikan di jenjang S2, karena teori seseorang belum tentu absolut dan tidak dapat terbantahkan. 

Jika teori tersebut dirasa ada yang rancu, Anda harus mengkritisi dan memberikan usulan perbaikan. Jika hal tersebut dirasa berterima, tidak menutup kemungkinan jika Anda bisa menciptakan suatu teori baru yang lebih dinamis dan akurat.

Stop Plagiasi

Plagiasi merupakan bagian dari “pencurian” suatu hak cipta. Jika Anda membuat sebuah makalah, buatlah makalah tersebut berdasarkan hasil pemikiran murni, jangan sampai makalah tersebut merupakan makalah hasil sanduran dari berbagai sumber makalah yang belum tentu teruji validitasnya.

Kebanyakan orang merasa kurang percaya diri jika harus menulis makalah, ada berbagai ketakutan dalam dirinya untuk maju. Padahal hal tersebut jangan dijadikan sebagai ketakutan, namun ubahlah sebagai sarana mengaktualisasikan diri menjadi seseorang yang lebih kompeten dalam suatu bidang keilmuan.

Jika rasa percaya diri telah tertanam, Anda dapat membuat berbagai rintangan menjadi sebuah tantangan yang harus dipecahkan. Begitu pun saat Anda diharuskan menulis makalah, daripada harus mengambil hak cipta orang lain, mulailah untuk melakukan study area dalam penulisan makalah sendiri dan buktikan bahwa Anda mampu untuk menjadi ahli dalam bidang tersebut dengan kemampuan sendiri.

Demikianlah penjelasan mengenai tips menulis makalah dan study area dalam penulisan makalah. Semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang menyusun makalah berbasis penelitian. Inti dari semuanya adalah tanamkan rasa percaya diri dan buktikan bahwa Anda mampu dan menguasai penuh bidang keilmuan yang digeluti saat ini.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url