-->

Pengertian Komunikasi Bisnis Dan Manfaatnya

Pengertian Komunikasi Bisnis Dan Manfaatnya - Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada penerima/komunikan. Namun dalam proses ini terdapat unsur-unsur, konsep, proses, dan tujuan yang harus dipahami saat berkomunikasi.

Komunikasi adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia ditakdirkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi dengan orang lain dengan cara berkomunikasi. Belajar berkomunikasi berarti meningkatkan keterampilan komunikasi Anda (menulis, berbicara, dll.). Selain itu, juga berarti mempelajari bagaimana menganalisis peristiwa komunikasi sebagai peristiwa sosial.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih agar pesan yang dimaksud dapat dipahami. Kata komunikasi berasal dari bahasa Latin communicatus, yang berarti berbagi atau milik bersama - mengacu pada upaya untuk mencapai kebersamaan

Untuk menghadapi semakin banyaknya pelaku Bisnis - bisnis mudah maka di perlukannya teknik dan cara komunikasi yang memadai,untuk meningkatkan komunikasi anda di bindang bisnis anda bisa membeli Buku Komunikasi Bisnis Modern. Buku ini sangat cocok untuk mengembangkan bisnis di Era Modern seperti sekarang ini.

Komunikasi Menurut Para Ahli


Pengertian Komunikasi Bisnis Dan Manfaatnya
Pengertian Komunikasi Bisnis Dan Manfaatnya@gambar.@unsplush

Menurut ilmuwan politik Amerika dan pendukung teori komunikasi, Harold Lasswell, komunikasi adalah proses yang melibatkan penjelasan siapa mengatakan apa dan melalui saluran apa kepada siapa (siapa mengatakan apa? dengan saluran apa dengan siapa dan dengan efek apa) . 

Sedangkan menurut Webster's New Collogiate Dictionary, komunikasi adalah proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem tanda, lambang atau tingkah laku. 

Beberapa ahli lain juga memperdebatkan definisi komunikasi:

Bernard Berelson dan Gary A. Steiner:

Komunikasi : Transmisi informasi, ide, perasaan, keterampilan, dll., menggunakan simbol, kata, gambar, angka, grafik, dll. Tindakan atau proses penyampaian sering disebut sebagai komunikasi. 

Theodore M. Newcomb:

Setiap tindakan komunikasi dianggap transmisi informasi terdiri dari rangsangan diskriminatif, dari sumber ke penerima. 

Carl I. Hovland:

Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan satu orang (komunikator) menyampaikan rangsangan (biasanya simbol-simbol verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunikasi). 

Gerald R.Miller:

Komunikasi terjadi ketika sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk mempengaruhi perilaku penerima. 

Everett M. baik:

Komunikasi adalah proses dimana sebuah ide ditransfer dari satu sumber ke satu atau lebih penerima, dengan tujuan untuk mengubah perilaku mereka. 

Raymond S.Ross:

Komunikasi (disengaja) adalah proses mengklasifikasikan, memilih, dan mengirimkan simbol-simbol dengan cara yang membantu pendengar menciptakan makna atau pemikiran yang serupa dengan maksud komunikator. 

Dengan demikian, komunikasi dapat dipahami sebagai proses penyampaian pesan dari komunikator kepada penerima/komunikasi secara langsung atau melalui saluran untuk mengatur atau mempengaruhi perilaku mereka.

Apa itu Komunikasi Bisnis ?

Definisi komunikasi bisnis adalah proses berbagi informasi antara orang di dalam dan di luar bisnis, jenis dan manfaat, dan mengapa penting untuk kinerja perusahaan? Komunikasi bisnis yang jelas dan efektif sangat penting bagi karyawan, manajer, dan pemimpin bisnis untuk melakukan pekerjaan dan memenuhi tanggung jawab mereka.

Tanpa proses dan alat yang tepat, masalah serius bagi bisnis, apakah itu karyawan, pelanggan yang tidak puas, atau bahkan kehilangan keuntungan, akan hilang secara bertahap.

Komunikasi bisnis merupakan poros penting perusahaan. Jadi, bagaimana komunikasi bisnis dapat membantu Anda?

Pengertian Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis adalah proses berbagi informasi antara orang-orang di dalam dan di luar bisnis. Komunikasi bisnis yang efektif adalah bagaimana karyawan dan manajemen berinteraksi untuk mencapai tujuan perusahaan.

Tujuan Komunikasi Bisnis  ialah untuk meningkatkan praktik bisnis dan mengurangi kesalahan.

Komunikasi bisnis termasuk dalam kategori ilmu terapan. Pentingnya komunikasi bisnis juga terletak pada penyajian opsi atau ide bisnis baru, rencana dan proposal bisnis, pengambilan keputusan, kesepakatan penutupan, pengiriman dan eksekusi.

Semua kegiatan yang diselenggarakan dalam suatu perusahaan bergantung pada proses komunikasi bisnis. Ini bisa apa saja mulai dari komunikasi manajemen hingga komunikasi dengan pemasok perusahaan Anda.

Menurut Floyd (2006), komunikasi digunakan dalam dunia bisnis dan mencakup berbagai jenis dan bentuk komunikasi untuk mencapai tujuan bisnis.

Sedangkan Purwanto (2003), komunikasi korporat didefinisikan sebagai kegiatan yang mencakup pengiriman dan penerimaan pesan antara dua orang, kelompok kecil atau dalam satu lingkungan atau lebih dengan tujuan mempengaruhi perilaku dalam 'suatu organisasi'.

Unsur Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis akan berjalan dengan baik jika ada hal-hal berikut:

  • Tujuan komunikasi, dalam perilaku komunikasi tentunya harus ada tujuan komunikasi.
  • Bertukar pikiran.
  • Informasi, ide, pendapat, atau instruksi membentuk isi pesan.
  • Saluran pribadi atau non-pribadi. Isyarat atau simbol, sebagai alat dan cara yang dapat dimengerti dan dipahami oleh penerima untuk menyampaikan suatu pesan.
  • Mencapai tujuan, sebagai hasil akhir.

Jenis Komunikasi Bisnis

Komunikasi Internal

Komunikasi internal bisnis internal keatas adalah komunikasi yang berasal dari bawahan kepada manajer atau individu hierarkis dalam perusahaan. Setiap pemimpin harus membiarkan informasi mengalir ke atas agar memiliki pemahaman yang benar tentang bisnis.

Komunikasi internal ke atas  biasanya mencakup survei, umpan balik, formulir, dan laporan yang diserahkan karyawan kepada manajer atau pemimpin tim mereka. Misalnya, laporan pemasaran mungkin menyertakan statistik seperti total pengunjung situs web, keterlibatan media sosial, atau total prospek yang dihasilkan.

Komunikasi Internal ke bawah

Komunikasi internal ke bawah dari atasan ke satu atau lebih bawahan. Jenis komunikasi ini dapat berupa surat, memo, atau instruksi lisan.

Ketika sedang berkomunikasi dengan karyawan, seorang pemimpin harus menjaga komunikasi tetap profesional dan jelas. Contoh jenis komunikasi ini mungkin mencakup memo tentang prosedur operasi perusahaan yang baru, seperti persyaratan peraturan dan keselamatan yang baru. komunikasi internal perusahaan

Komunikasi Internal Lateral

Komunikasi internal Lateral terjadi antar karyawan di tempat kerja. Saat ini, karyawan dapat berkomunikasi dengan beberapa cara: obrolan, pesan, email.

Jenis komunikasi ini dapat terjadi di dalam atau antar departemen dan lebih sering terjadi daripada jenis komunikasi lainnya. Selain itu, komunikasi rutin antar karyawan memainkan peran penting dalam keterlibatan dan produktivitas karyawan.

Komunikasi Eksternal

Komunikasi Bisnis eksternal adalah setiap komunikasi yang terjadi dengan pihak ketiga seperti pelanggan, prospek, pemasok, atau mitra. Tidak seperti semua jenis komunikasi internal, komunikasi eksternal lebih jarang terjadi.

Tujuan Komunikasi Bisnis

Secara umum terdapat empat fungsi komunikasi dalam bisnis yaitu; yaitu, memberikan informasi (inform), membujuk (persuade), berkolaborasi (collaborative) dan mengintegrasikan (integrative) dengan masyarakat 

Memberikan informasi (Informing )

Tujuan utama komunikasi bisnis adalah untuk memberikan informasi terkait bisnis kepada pihak lain.

Misalnya, seorang eksekutif bisnis membutuhkan beberapa karyawan baru untuk ditempatkan sebagai staf administrasi di cabang-cabang yang ada. Untuk mendapatkan karyawan yang diinginkan, ia dapat mengiklankan pekerjaan tersebut di surat kabar, majalah, radio dan internet.

Tentu saja, masing-masing pembawa informasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan dalam hubungannya satu sama lain. Oleh karena itu, pemilihan media diserahkan kepada pengelola dengan mempertimbangkan kemampuan internal perusahaan.

Persuasi (Persuading)

Bagian kedua dari komunikasi bisnis adalah membujuk pihak lain agar apa yang dikomunikasikan dapat dipahami dengan baik dan akurat oleh khalayak. Ini sering dilakukan terutama ketika menyangkut negosiasi satu lawan satu dalam bisnis.

Agar tercapainya  hasil negosiasi yang optimal, masing-masing pihak harus memahami prinsip win-win solution.

Melakukan Kolaborasi ( Colaborating )

Tujuan komunikasi bisnis yang ketiga adalah kerjasama atau kerja sama bisnis antara satu orang dengan orang lain. Melalui komunikasi bisnis, seseorang dapat dengan mudah melakukan kerjasama bisnis antara perusahaan domestik dan asing.

Saat ini, kerjasama antar bisnis di berbagai belahan dunia relatif mudah dilakukan dengan kemajuan teknologi komunikasi saat ini yang semakin pesat. Sejumlah sarana telekomunikasi yang ada dapat digunakan seperti telepon biasa, mesin fax, handphone, internet, e-mail dan teleconference. Teknologi komunikasi sangat penting untuk meningkatkan kerjasama dalam dunia bisnis.

Teknik komunikasi bisnis

Dalam komunikasi bisnis, ada 3 teknik utama komunikasi bisnis. Kombinasi ketiga teknik ini akan memungkinkan orang menangkap dan memahami dengan jelas pesan yang Anda sampaikan. Ada tiga jenis teknik komunikasi:

Teknik komunikasi verbal

Teknik ini digunakan untuk mendiskusikan satu atau lebih ide, mengemukakan pendapat, menanggapi perintah, dan menjadi pendengar yang baik. Komunikasi verbal yang efektif adalah ketika pesan yang dikomunikasikan dapat diterima dan berani menimbulkan penolakan atau tanggapan terhadap pesan yang dikomunikasikan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengolah suara dan ekspresi wajah saat menyampaikan pesan secara langsung atau melalui telepon yang hanya mengolah suara. 

Berikut adalah beberapa kegiatan yang memerlukan komunikasi verbal:

  1. Rapat
  2. telepon resmi
  3. Rapat proyek
  4. Presentasi

Teknik komunikasi Nonverbal

Menurut data dari Communication Psychology Report bahwa lebih dari 90% pesan disampaikan melalui komunikasi nonverbal yaitu 55% bahasa tubuh, 38% suara dan 7% kata-kata disampaikan, data ini menunjukkan betapa pentingnya bahasa tubuh saat berkomunikasi dengan rekan sekerja. 

Komunikasi dengan bahasa tubuh, termasuk gerakan, gerak tubuh, dan postur, serta kontak mata, merupakan aspek penting dari komunikasi nonverbal. Kontak mata menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan apa yang dikatakan dan didengar, dan pertahankan kontak mata yang lama, karena terlalu banyak dapat menyebabkan perilaku agresif.

Sedangkan jika terlalu pendek berarti pembicaraan yang sedang berlangsung tidak menarik. Dan masih banyak komunikasi nonverbal lainnya dari gestur tubuh lainnya. 

Komunikasi Tertulis

Salah satu contoh komunikasi tertulis yang paling mudah ditemukan dalam komunikasi tertulis adalah Email. Sebagian besar perusahaan menggunakan email atau sarana perpesanan elektronik lainnya untuk berkomunikasi dengan tim mereka.

Meskipun email mungkin tampak lebih kasual daripada surat biasa, namun tetap memiliki bobot yang sama tergantung pada cara Anda menyajikannya dan etos bisnis Anda.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi secara tertulis:

  • Audiens

Pikirkan tentang audiens target yang akan membaca email Anda sebelum mengirimkannya. Mengetahui audiens Anda akan membuat pesan Anda lebih efektif. membentuk

  • Formalitas

Tingkat formalitas yang harus Anda ikuti bergantung pada audiens Anda, misalnya surat bisnis harus ditulis dengan cara yang lebih formal daripada email ke teman atau keluarga. Anda juga harus mempertimbangkan pemformatan saat menulis email karena menentukan jenis tampilan.

  • Gaya

Jenis gaya yang Anda gunakan dalam komunikasi tertulis tergantung pada apa yang Anda inginkan. Misalnya, email harus sesingkat mungkin.

Apa Manfaat Komunikasi Bisnsi ?

Pentingnya Komunikasi Bisnis

10 alasan mengapa komunikasi bisnis penting untuk kesuksesan bisnis Anda

1. Meningkatkan keterlibatan karyawan

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ragan, komunikasi kepemimpinan merupakan elemen komunikasi internal utama yang harus dilakukan perusahaan.

Tim perlu saling mendukung, melatih dan mengingatkan pemimpin perusahaan tentang komunikasi. Ini akan berjalan seiring dengan peningkatan statistik keterlibatan karyawan. 

2. Hilangkan komunikasi yang tidak perlu

Dalam bisnis, email biasanya digunakan untuk segala hal mulai dari permintaan kontak, umpan balik karyawan, laporan kerja, tugas, komunikasi dengan pelanggan dan pemasok, undangan rapat, berbagi dokumen, pengumuman HRD tentang berbagai aktivitas bisnis, dan pengumuman peringatan.

Menurut studi yang dilakukan oleh Radicati Group, rata-rata perusahaan menghabiskan 25% hari kerja untuk berkomunikasi melalui email.

Baik dengan pelanggan atau dengan karyawan. Faktanya, hanya sebagian kecil email yang masuk ke kotak masuk mereka yang langsung dibuka orang. Sebagian orang akan menyaring  email yang menurutnya penting menurut pengirim atau subjek. Selain itu, banyak email yang diterima orang sama sekali tidak terkait dengan orang tersebut.

BELI BUKU KOMUNIKASI BISNIS

Komunikasi bisnis menciptakan strategi bisnis untuk menghilangkan masalah komunikasi yang tidak penting dengan email yang berlebihan.

3. Menghilangka hambatan komunikasi

Terlalu banyak konten yang tidak relevan sering mengarah pada silo informasi. Silo komunikasi adalah situasi di mana kelompok atau departemen berbagi tugas yang sama tetapi sesuai dengan kekuatan dan status kelompok.

Mereka cenderung enggan berbagi sumber daya dan ide dari departemen atau divisi lain.

Dengan solusi yang mereka kembangkan sendirj, mereka dapat memecahklan masalah tersebut.Padahal, berbagai masalah yang mereka hadapi seringkali berkaitan dengan performa dan masalah bagian lain.

Komunikasi internal perusahaan yang baik dan menggunakan alat komunikasi yang tepat adalah kunci untuk menghilangkan tantangan ini.

4. Meningkatkan produktivitas karyawan

4 dari 5 karyawan percaya bahwa komunikasi internal yang efektif akan meningkatkan kinerja mereka.

Dengan kelebihan informasi, karyawan sering menghabiskan terlalu banyak informasi untuk mencari konten yang mereka perlukan untuk melakukan pekerjaan mereka.

Selain itu, rata-rata karyawan menghabiskan 2,5 jam sehari untuk mencari informasi yang mereka butuhkan.

Setiap bulan, itu menghasilkan banyak waktu yang terbuang untuk mencoba menemukan sesuatu yang seharusnya berada dalam jangkauan karyawan. 

5. Meningkatkan komunikasi antar departemen

Tanpa strategi komunikasi yang tepat, sulit untuk menjaga komunikasi yang efektif antar departemen dalam perusahaan. Agar karyawan menjadi lebih produktif, mereka harus dapat berkomunikasi dan berkolaborasi dengan mudah.

Misalnya, departemen riset Anda harus berada di halaman yang sama dengan tim pemasaran Anda, dan kantor penjualan Anda harus selaras dengan departemen TI.

6. Tingkatkan komunikasi dengan karyawan yang bekerja dari rumah

Sekarang bekerja dari rumah adalah solusi dari pandemi. Mungkin ini adalah cara kerja yang akan terus berlanjut bahkan setelah pandemi berakhir.

Pembaruan Prakiraan Tenaga Kerja Seluler Global memperkirakan bahwa lebih dari 40% populasi dunia perlu bekerja pada tahun 2022.

Apalagi di negara maju seperti Amerika Serikat, angka ini bisa segera mencapai 75%. Kemungkinan bekerja dari rumah akan lebih besar dari sebelumnya. Ini berarti pendekatan baru untuk komunikasi, kepemimpinan dan manajemen diperlukan. 

Koordinasi zona waktu, koordinasi zona waktu, silo informasi, dan mengatasi hambatan bahasa dan budaya hanyalah beberapa tantangan komunikasi yang dihadapi tim jarak jauh. Selain itu, jarak sering kali mempersulit anggota tim untuk merasa seperti sebuah tim.

Komunikasi internal perusahaan yang lebih baik dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap cara tim yang bekerja dari rumah berkolaborasi dan merasa menjadi bagian dari bisnis.

7. Mengurangi perputaran karyawan

Perusahaan dengan karyawan yang lebih terlibat dan puas memiliki tingkat turnover yang jauh lebih rendah.

Untuk menarik dan mempertahankan generasi milenial dan kaum muda di tempat kerja, pengusaha harus memastikan karyawan mereka diberi tahu tentang apa yang relevan dengan pekerjaan mereka.

Di sisi lain, terlalu banyak informasi yang tidak relevan sering menyebabkan stres, pelepasan, frustrasi, dan dengan itu, retensi karyawan yang lebih rendah.

8. Meningkatkan upaya berbagi ilmu

Salah satu tujuan utama perusahaan berinvestasi dalam komunikasi internal adalah memanfaatkan praktik terbaik dalam berbagi pengetahuan. Di dunia di mana karyawan terus berkembang dan mempelajari hal-hal baru, perusahaan perlu memfasilitasi berbagi pengetahuan di dalam perusahaan mereka.

Tanpa strategi komunikasi internal yang dikelola dengan baik, berbagi pengetahuan dan informasi bisnis akan menderita.

9. Meningkatkan kepuasan dan retensi pelanggan

Komunikasi komersial yang lebih baik juga berarti kepuasan pelanggan yang lebih baik.

Jika ada miskomunikasi dalam bisnis, dua hal terjadi dalam hal layanan dan kepuasan pelanggan. Pertama, karyawan dalam peran menghadapi pelanggan tidak akan memiliki informasi yang mereka butuhkan. Kedua, pelanggan akan melihat semangat kerja karyawan yang rendah dan memiliki pengalaman negatif dengan bisnis Anda.

Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa sikap karyawan berdampak signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang pada gilirannya mengarah pada peningkatan penjualan.

10. Membangun budaya perusahaan yang lebih baik

Pada akhirnya, strategi komunikasi korporat yang tepat adalah kunci untuk menciptakan lingkungan dan budaya kerja yang lebih baik. Perusahaan yang berkomunikasi secara terbuka dan transparan memiliki suasana kerja yang lebih sehat, motivasi dan kepuasan karyawan.

Di sisi lain, organisasi yang mengabaikan komunikasi bisnis sebagai cara untuk meningkatkan budaya perusahaan akan mengalami rendahnya keterlibatan, tingkat perputaran yang tinggi, dan tingkat kepuasan karyawan dan pelanggan yang rendah.

Bagaimana teknologi dapat meningkatkan komunikasi bisnis?

Dalam dunia transformasi digital, bisnis harus siap mengadopsi teknologi baru untuk meningkatkan upaya bisnis mereka.

Komunikasi korporat yang efektif

Untuk mencapai tujuan, komunikasi harus efektif. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas komunikasi.

a. Persepsi

Saat berkomunikasi, komunikator juga harus mengetahui topik pembicaraan.

Komunikator harus mampu mengantisipasi pesan yang disampaikan melalui berbagai jenis persepsi agar penerima atau komunikator dapat memahami dan menerimanya. 

b. Keberhasilan teknologi informasi dan komunikasi

Di era teknologi sekarang ini, teknologi informasi juga memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan efektifitas komunikasi.

Dengan menggunakan internet, komunikasi pun menjadi mudah, cepat dan meluas. Oleh karena itu, internet memegang peranan penting dalam perkembangan bisnis. Pengembangan bisnis mencakup nilai produk, operasi, dan layanan. dibandingkan dengan Akurasi

Saat berkomunikasi, orang pasti memiliki pola pikir yang berbeda. Agar informasi yang diberikan akurat, komunikator juga harus mengungkapkan atau melakukan apa yang dipikirkan oleh komunikator.

c. Kredibilitas

Terkadang informasi yang dikirim oleh satu orang tidak disetujui oleh orang lain. Untuk menghindari hal tersebut, komunikator juga harus memastikan bahwa komunikator adalah pihak yang terpercaya.

Hal ini juga berlaku sebaliknya, pada hakekatnya masing-masing pihak harus memiliki sikap saling percaya satu sama lain.

d. Kontrol

Kontrol juga diperlukan selama komunikasi. Setiap komunikasi pasti akan mendapat tanggapan dari staf front desk. Disinilah tugas komunikator untuk dapat mengontrol respon komunikator.

e. Kompatibilitas

Seperti disebutkan di atas, harus ada kepercayaan dalam komunikasi dan hubungan yang baik harus dijaga.

Jadi silaturahmi antar perusahaan juga bisa terjalin melalui komunikasi.

Selain menjaga hubungan baik dengan media perusahaan, Anda juga perlu menjaga keuangan perusahaan. Dengan keuangan bisnis yang baik, Anda dapat dengan mudah mengelola dan mengembangkan bisnis Anda.




Temukan Buku - Buku Pilihan anda di Gramedia dan dapatkan diskon hingga 50 % untuk buku - buku pilihan Anda Termasuk Buku - Buku Komunikasi Bisnis
LihatTutupKomentar