Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Studi Kelayakan Bisnis : Pengertian, Aspek, Tujuan, dan Manfaat Studi Kelayakan BIsnis

Studi Kelayakan Bisnis : Pengertian, Aspek, Tujuan, dan Manfaat Studi Kelayakan BIsnis
Manajemen - Saat punya niat membangun suatu bisnis, ide cemerlang belumlah cukup untuk bikin bisnis berhasil. Ada bermacam - Macam aspek yang penting diperhitungkan. Oleh karenanya studi kelayakan bisnis perlu untuk dikerjakan.

Walau sangat  perlu dikerjakan, namun banyak pebisnis yang sering meremehkan studi kelayakan bisnis ini. Mengakibatkan, beberapa usaha yang dikerjakan kadang menjumpai jalan buntu atau bahkan juga gulung tikar.

Tetapi, apa sesungguhnya yang diartikan dengan studi kelayakan bisnis ? Bagaimana fungsi studi kelayakan bisnis dalam mengantar satu bisnis pada keberhasilan?

Pengertian Studi Kelayakan Bisnis

Untuk beberapa orang pemula atau pelaku bisnis, studi kelayakan bisnis kemungkinan terdengar tabu. Walau sebenarnya, studi kelayakan bisnis berperanan penting dalam tentukan kesuksesan satu usaha. Karena itu, sebaiknya bila pelaku bisnis pemula pahami lebih dulu sangkut-paut aktivitas studi kelayakan bisnis ini.

Studi kelayakan bisnis adalah salah satu poin penting dilaksanakan saat membangun perusahaan. Dengan melakukan studi kelayakan bisnis ini, pelaku bisnis bisa terlepas dari banyak peluang jelek yang melanda perusahaan.

Bukan hanya itu, studi kelayakan bisnis bisa juga tingkatkan kesempatan perusahaan untuk menjaga keberadaan dan kesuksesannya. Jadi, pelaku bisnis seharusnya tidak akan sangsi untuk lakukan studi kelayakan bisnis supaya rencana usaha Anda lebih masak

Studi kelayakan bisnis ialah satu aktivitas yang dikerjakan untuk tentukan apakah  sebuah bisnis pantas digerakkan atau mungkin tidak. Aktivitas studi kelayakan bibnis  ini mencakup  Studi analisis Studi permasalahan,Studi kesempatan, Studi tentukan tujuan,Studi memvisualisasikan bagaimana keadaan bisnis dan Studi memandang bermacam manfaat yang dibuat.

Dalam hubungannya dengan bisnis, studi kelayakan bisnis ini dapat dipakai untuk menolong pebisnis mengambil satu keputusan yang pas. Untuk seorang pemula, studi ini benar-benar perlu dikerjakan sebab bisa menghindari pelaku bisnis dari kerugian.

Saat akan lakukan studi kelayakan ini, ada enam bagian yang akan ditelaah dan dikaji. Ke enam bagian itu yaitu:

Deskripsi pasar,

Studi Kelayakan ini dilakukan nuntuk mengetahui aktiftasyang berlangsung di pasar, dilakukan studi kelayakan ini untuk mengkaji, menganalisa tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pasar, 

Deskripsi bisnis,

Studi kelayakan ini untuk menjelaskan dan memperkenalkan bisnis anda dan segala informasi tentang bisnis anda ke pasar atau publik

Tehnologi yang dibutuhkan,

Studi kelayakan bisnis ini dilakukanj untuk mengetahui kebutuhan -  kebutuhan atau peralatan - peralatan yang saja yang dibutuhkan untuk menopang bisnis yang akan dibangun

Detil berkenaan keuangan dan susunan organisasi bisnis itu,

Sebelum membanguna sebuah usaha atau sebuah perusahaan setiap elmbaga atau organisasi harus memiliki struktur organisasi yang jelas. agar jangan sampai setelah usaha sudah mulai berjalan tiba - tiba saja usaha mengalami kendala karena sturktu organisasinya gak jela, makanya studi kelayakan ini dilakukan

Ringkasan bagaimana bisnis yang dirintis dapat maju.

Ringkasan bisnis adalah kerangaka bisinis, bagaiaman pandangan kita kedepan agar usa atau supaya usaha kita bisa maju, inilah fungsi studi kelayakan ini

Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis

Waktu lakukan studi kelayakan bisnis, ada beberapa Aspek yang perlu ditelaah. 

Meski begitu, ada banyak aspek landasan yang jelas akan ditelaah saat analisa studi kelayakan dikerjakan, diantaranya:

1. Aspek Hukum Atau Validitas

Salah satunya aspek yang jelas ditelaah saat studi kelayakan dikerjakan ialah aspek hukum atau validitas. Ini tersangkut kesemua hal yang terkait dengan validitas atau ketetapan hukum dalam membangun perusahaan.

Dalam aspek hukum, beberapa poin yang dikaji yaitu ijin posisi, surat sinyal daftar perusahaan, NPWP, akte pendirian perusahaan dari notaris, surat ijin usaha perdagangan (SIUP), dan sebagainya.

2. Aspek Ekonomi dan Budaya

Padaaspek ekonomi dan budaya, studi kelayakan menganalisa imbas yang disebabkan oleh perusahaan pada keadaan seputar. Dari segi budaya, studi kelayakan akan menganalisa bagaimana perusahaan memengaruhi tradisi istiadat di wilayah seputar.

Sedang dari segi ekonomi, riset yang dikerjakan yaitu bagaimana perusahaan berpengaruh di tingkat penghasilan per kapita di daerah tempat perusahaan dibangun.

3. aspek Pasar dan Marketing

Pasar dan marketing adalah Aspek landasan yang ditelaah dalam studi kelayakan. Riset yang dikerjakan pada aspek ini akan menjawab pertanyaan apa produk yang dibuat oleh perusahaan mempunyai kesempatan pasar, kelayakan akan sebuah produk akan dipertanyakan 

Untuk menjawab pertanyaan itu, ada banyak hal yang perlu jadi perhatian yaitu kekuatan pasar, jumlah customer, daya membeli warga, segmentasi, keadaan kompetisi di industri itu, dan sebagainya. itulah yang akan meilai kelayakan sebuah bisnis

4. Aspek Manajemen

Studi kelayakan Bisnis  turut mengikutkan aspek manajemen selaku aspek landasan yang perlu dikaji. Kelayakan Aspek ini erat berkaitan dengan operasional perusahaan baik itu pembangunan atau peningkatan. Dari seluruh aspek yang dikaji, aspek manajemen mempunyai cakupan yang paling luas.

Ini karena segala hal yang terkait dengan operasional perusahaan turut ke dalam kelompok aspekmanajemen, dimulai dari manajemen sumber daya sampai keuangan perusahan.

5. Aspek Keuangan

Untuk beberapa bisnis modal ialah adalah hal pokok yang perlu dipunyai saat sebelum membuat satu bisnis. Oleh karena itu aspek keuangan jadi hal yang memastikan bisnis Anda berjalan mulus atau mungkin tidak nantinya. Proses penganggaran ialah hal yang perlu dikerjakan bila Anda mau lakukan rencana bisnis yang matang.

Tujuan Lakukan Studi Kelayakan Bisnis

Sama seperti yang sudah dijumpai, studi kelayakan bisnis mempunyai fungsi yang penting dalam tentukan kesuksesan satu bisnis. Tetapi, apa sesungguhnya tujuan dari aktivitas ini?

Pada intinya, tujuan khusus seorang pelaku bisnis lakukan studi kelayakan bisnis untuk menghitung apa satu bisnis berkesempatan mempunyai kelanjutan atau akan stop di titik waktu spesifik. 

Dalam meniti sebuah bisnis, tiap pelaku bisnis tentu mau upayanya berhasil dan sukses. Tetapi, tanpa ada lakukan studi kelayakan bisnis ini, seorang pebisnis seperti menerobos medan yang tidak dikenali tanpa ada panduan apa - apa.

Ini tentu saja benar-benar dapat membuat rugi  pelaku bisnis sebab bisa menyebabkan bisnis yang dibangun tidak berhasil. Kebalikannya, dengan lakukan studi ikelayakan biusnis pelaku bisnis dapat mengenali lebih dulu apa bisnis yang dibangun nantinya bisa bersambung atau mungkin tidak, hingga dapat menolong pelaku bisnis memutuskan.

Manfaat Studi Kelayakan Bisnis

Saat meniti sebuah usaha, pelaku bisnis yang lakukan studi kelayakan bisnis, keberjalanan usahanya akan berlainan dengan pelaku bisnis yang tidak lakukan studi kelayakan bisnis. Ini karena ada beberapa manfaat yang akan didapat dengan lakukan studi kelayakan bisnis. Beberapa manfaat itu ialah:

1. Mengecilkan Risiko Rugi

Saat jalankan sebuah  bisnis, ada beberapa hal yang tidak dapat diprediksikan. dan karenanya, pelaku bisnis perlu menyiapkan segalanya buat memperhitungkan segala hal yang berlangsung di hari esok.

Dengan lakukan riset studi kelayakan bisnis, pelaku bisnis bisa mengecilkan resiko yang bisa berlangsung pada perusahaan, baik itu resiko yang dapat dikontrol atau resiko yang tidak bisa dikontrol. Mengakibatkan, jika perusahaan tidak untung, rugi yang diterima tidak besar.

2. Memudahkan Rencana Bisnis

Waktu lakukan riset kelayakan bisnis, pelaku bisnis akan memperoleh semua info yang terkait dengan bisnis yang akan dirintis terhitung keunggulan dan kekurangan bisnis.

Hasil dari riset itu, pelaku bisnis bisa lebih gampang lakukan rencana yang akan datang. Bukan hanya itu, karena riset kelayakan yang dikerjakan, pelaku bisnis dapat berencana aktivitas yang dapat menguntungkan untuk perusahaan.

3. Memperlancar Penerapan Bisnis

Lewat riset kelayakan bisnis, beberapa program yang awalnya diperkirakan bisa dilakukan lebih gampang dan tepat. Hasil dari riset, nanti pelaku bisnis bisa memandang dan menilai mana saja program dan peraturan yang memberi keuntungan dan rugi untuk perusahaan.

Efeknya, penerapan bisnis bertambah lebih gampang untuk diwujudkan dan seluruh program akan hasilkan keuntungan.

4. Memudahkan Lakukan Pemantauan

Ada beberapa aspek yang dikaji saat studi kelayakan dikerjakan. Laporan-laporan hasil riset dari bermacam aspek itu bisa dipakai oleh pelaku bisnis untuk lakukan pemantauan.

Kecuali pemantauan dari intern, satu perusahaan mendapatkan pemantauan dari external. Lewat hasil riset studi kelayakan, faksi berkuasa makin lebih gampang lakukan pemantauan dengan berdasar pada laporan riset itu. 

5. Memudahkan Pengaturan

Dalam jalankan satu bisnis, tidak bisa disangkal bila pelaku bisnis kadang mendapat masalah dan penyelewengan. Supaya permasalahan itu tidak jadi makin besar, pelaku bisnis harus bisa mengatur permasalahan itu secara cepat dan pas.

Hal itu bisa diwujudkan jika awalnya pelaku bisnis lakukan studi kelayakan. Info dan laporan dari hasil riset itu dapat dipakai selaku landasan tentukan aspek yang mana jadi permasalahan. Selanjutnya, pelaku bisnis juga dapat ambil langkah untuk mengakhiri permasalahan itu secara pas.


itulah sedikit tentang studi kelayakan bisnis, Semoga bermanfaat dan bisa membantu

#JanganLupaBelajar#

Post a comment for "Studi Kelayakan Bisnis : Pengertian, Aspek, Tujuan, dan Manfaat Studi Kelayakan BIsnis"